liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Latest Post

BMW Siapkan Dana Rp 13.1 Triliun untuk Ekspansi ke Meksiko Saham Teknologi Diprediksi Memimpin Pasar karena Keberhasilan The Fed Kendalikan Inflasi

Laporan reporter Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aprilia D Lestari, sosok perempuan yang telah malang melintang di industri angkutan bus Indonesia.

Tidak seperti kebanyakan pemilik perusahaan bus [PO] di Indonesia, Aprilia adalah satu dari sedikit perempuan yang berani menjadi Direktur Operasional PT Hartria AKAS Green Sejahtera (PO AKAS Green).

Aprilia mengaku tidak sengaja terjun ke dunia bus karena awalnya hanya ingin membantu adiknya, Nisrina Tria Fajrin.

Ia merupakan anak kandung pendiri sekaligus pemilik Grup AKAS, yakni Hartoyo alias Pak Tingok (ayah tiri Aprilia).

Saat ayahnya meninggal, Tria mewarisi bisnis keluarga. Ia meminta bantuan Aprilia untuk mengelola bisnis agar bisa mandiri. Namun, nyatanya Aprilia senang dengan hasil kerjanya dan berlanjut hingga saat ini.

Perempuan yang pernah kuliah di La Salle College dan Universitas Brawijaya ini menuturkan, dirinya dan Tria berbagi tugas. Dia bekerja di lapangan, sedangkan Tria mengurus manajemen perusahaan.

Aprilia sendiri sebenarnya sudah sangat familiar dengan dunia bus karena sejak kecil sudah dikenalkan dengan kendaraan berbadan besar ini. Ia juga tertarik dengan dunia otomotif seperti mengikuti balap drag saat masih remaja.

Aprilia D Lestari kini menjadi pengelola di bagian bus wisata PO Bagong, Malang. (Penggemar FB Aprilia D Lestari)

Namun, baru-baru ini berita mengejutkan kembali ke industri transportasi bus. Setelah Rian Mahendra memutuskan hengkang dari PO Haryanto, kini giliran Aprilia yang memutuskan hengkang dari PO AKAS Green. Melalui kanal YouTube Coach Yudi Chandra, Aprilia mengungkapkan sudah 1 tahun ia merawat AKAS Green.

“Ini disclaimer dulu. Jadi sebenarnya saya sudah setahun tidak aktif di AKAS Green. Surprise,” ujar Aprilia.

Baca juga: Perpisahan YouTuber Rian Mahendra PO Haryanto, Geger Reaksi Netizen

“Sekarang saya sibuk dengan hal lain. Insya Allah kalau ini diluncurkan, masih di bisnis transportasi,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini PO AKAS Green diasuh oleh adik dan suaminya.

Dan menurut informasi terakhir, Aprilia telah ditunjuk sebagai pengelola di dinas pariwisata PO Bagong yang berkedudukan di Malang, Jawa Timur.

Baca juga: PO List Pembeli Bus Premium Volvo B11R Euro V dan B8R Euro V, Batch Saya Habis!

Sebagai informasi, PO AKAS Green sendiri merupakan unit dari PO AKAS Group yang telah beroperasi sejak tahun 1956, dan merupakan salah satu PO bus terbesar di Jawa Timur. AKAS adalah singkatan dari Ali Karman Amat Sekeluarga.

Seiring berjalannya waktu, Grup AKAS terpecah menjadi empat bisnis baru yaitu AKAS 1, AKAS 2, AKAS 3, AKAS 4. Posisi AKAS Green merupakan bagian dari AKAS 2 yang dipimpin oleh Hartoyo (Tingok), anak kedua dari Amat Karman, pendiri AKAS Kelompok.