liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Latest Post

BMW Siapkan Dana Rp 13.1 Triliun untuk Ekspansi ke Meksiko Saham Teknologi Diprediksi Memimpin Pasar karena Keberhasilan The Fed Kendalikan Inflasi

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengatakan, arus balik pada musim Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 mayoritas mengarah ke timur sebanyak 47,3 persen.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan wilayah Barat yang mencapai 30,7 persen dan wilayah Selatan sebesar 22 persen.

Melalui Tol Jasamarga Metropolitan (JMT), mereka menyebut angka 47,3 persen itu terbagi ke dua arah berbeda.

Baca juga: Jelang Nataru, Dirut Pertamina Patra Niaga Cek Ketersediaan Layanan di Tol Trans Jawa

“Nah, 47 persen dibagi dua. 24 persen langsung ke Trans Jawa dan 23 persen ke Bandung,” kata Kepala Divisi Regional JMT Widiyatmiko Nursejati dalam konferensi pers, Kamis (22/12/2022).

Arus balik selama Nataru 2023 mayoritas juga dikendalikan dari arah timur sebanyak 48,4 persen.

Sedangkan dari Barat 30,1 persen dan Selatan 21,5 persen.

Sementara itu, JMT dan Kantor Pusat Jasa Marga memproyeksikan total trafik keluar Jakarta di empat Gerbang Tol (GT) utama selama H-7 Natal dan Tahun Baru H+3 menjadi 2,73 juta.

Empat GT utama tersebut adalah Cikupa, Ciawi, Cikatama dan Kalitama.

Angka tersebut naik 8,4 persen dari periode normal dan naik 2,6 persen dari Nataru periode 2021/2022.

“Maka diperkirakan yang mudik ke Jakarta hanya meningkat 1,2 persen dari periode Nataru 2021/2022. Jadi yang mudik lebih tersebar,” ujar Widyatmiko.

Sementara itu, puncak pengembalian dan pengembalian di Nataru 2023 diprediksi akan terjadi dua kali.

Baca juga: Beri Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, BMKG Desak Pemangkasan Pohon Rentan

Pada akhir pekan Natal 2022, yaitu Sabtu 24 Desember 2022 dan Minggu 25 Desember 2022.

Kemudian, pada akhir pekan Tahun Baru 2023, yaitu Sabtu 31 Desember 2022 dan Minggu 1 Januari 2023.

“Berdasarkan angka prakiraan yang telah dibuat Jasa Marga pusat, kami akan bekerja sama dengan aparat keamanan dan kepolisian serta Kementerian Perhubungan,” kata Widyatmiko.