liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Latest Post

BMW Siapkan Dana Rp 13.1 Triliun untuk Ekspansi ke Meksiko Saham Teknologi Diprediksi Memimpin Pasar karena Keberhasilan The Fed Kendalikan Inflasi

Reporter Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti melaporkan

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING – Pabrikan supercar asal Amerika Serikat Tesla Inc mengumumkan akan memperpanjang insentif bagi konsumen di China yang akan membeli kendaraan listrik Model 3 dan Model Y, Minggu (1/1/2023).

Informasi tersebut disampaikan Tesla melalui situs resmi perusahaan, di mana pabrik mobil milik Elon Musk itu akan memperpanjang subsidi mobil baru sebesar 6.000 yuan atau sekitar Rp 13,5 juta (satuan tukar Rp 2.252) serta asuransi. subsidi senilai 4.000 yuan atau Rp.

Kemudian subsidi ini bisa diklaim oleh masyarakat China sebelum batas waktunya berakhir pada 28 Februari 2023. Menurut Bloomberg, subsidi ini merupakan kelanjutan dari program Tesla di awal Desember.

Baca juga: Kerugian Tesla Hingga 2022 Mencapai 69 Persen, Efek Aksi Elon Musk Jual Saham

Dimana Tesla memberikan diskon khusus bagi masyarakat China yang membeli kendaraan listrik Model 3 dan Model Y.

Pemotongan harga sengaja dilakukan agar Tesla bisa menghadapi persaingan dari pembuat EV lokal seperti BYD Co, Nio Inc. dan Xpeng Inc.

Tak hanya memberikan diskon bagi warga China, akhir Desember lalu Tesla juga menawarkan subsidi sebesar US$7.500 atau sekitar Rp116 juta (satuan tukar Rp15.538) bagi warga Amerika yang membeli kendaraan listrik Model 3 dan Model Y.

Dengan diskon ini, pembeli asal Amerika akan bisa memiliki Tesla Model 3 dengan harga Rp 1,3 miliar, dibandingkan harga sebelumnya Rp 1,5 miliar.

Sedangkan untuk model Tesla Y, Musk dibanderol Rp 909 juta dari sebelumnya Rp 1,02 miliar.

Mengutip dari Bloomberg, diskon tersebut diberikan Tesla untuk mendorong penjualan di awal tahun 2023, mengingat sepanjang tahun 2022 penjualan global mobil listrik Tesla terus mengalami beberapa tekanan hingga gagal membukukan lonjakan keuntungan.

Akibat penjualan saham Elon Musk baru-baru ini, tekanan tersebut kemudian menyebabkan permintaan mobil listrik Tesla menurun, sehingga perusahaan mengalami kerugian besar ketika ekonomi pasar global dilanda krisis inflasi.

Dengan memberikan potongan harga, Tesla berharap langkah ini akan meningkatkan penjualan mobil listrik pada 2023.

Sehingga perseroan bisa menutupi pembengkakan kerugian sepanjang tahun lalu.