liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Latest Post

BMW Siapkan Dana Rp 13.1 Triliun untuk Ekspansi ke Meksiko Saham Teknologi Diprediksi Memimpin Pasar karena Keberhasilan The Fed Kendalikan Inflasi

Reporter Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti melaporkan

TRIBUNNEWS.COM, Meksiko – BMW meluncurkan rencana untuk memperluas pabrik kendaraannya di Meksiko tengah.

Rencana tersebut diumumkan Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard, pada Jumat (15/1/2023) setelah Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menyetujui kontrak kerja sama dengan BMW.

“Presiden meminta kita mempercepat investasi BMW di negara kita. Dia telah mengumumkan investasi yang sangat penting yang akan dilakukan di San Luis Potosi,” kata Ebrard seperti dikutip dari Reuters.

Tidak dijelaskan secara detail kapan BMW akan memulai ekspansi, namun Ebrard menjelaskan produsen mobil ternama itu telah menyediakan dana segar sebesar US$866,64 juta atau Rp13,1 triliun untuk merangsang produksi baterai listrik dan beberapa model kendaraan di San Luis Potosi. termasuk Seri 3, Seri 2 Coupe dan M2.

Sebelum ekspansi di Meksiko, BMW diketahui telah mengoperasikan tiga pabrik di Amerika Latin.

Untuk mempercepat rencana ekspansi ini, Lopez Obrador dikabarkan akan berkunjung ke San Luis Potosi pada bulan Februari.

Dengan begitu, diharapkan pendapatan BMW di tahun 2023 dapat kembali digenjot mengingat di tahun 2022 BMW hanya mampu menjual sekitar 2,4 juta kendaraan setelah mengalami depresiasi sebanyak 100.000 unit mobil di tahun 2022.

Baca juga: Tertinggi dalam sejarah, BMW jual 3.742 kendaraan pada 2022

Akibat tertundanya beberapa pasokan bahan baku akibat pengaruh kebijakan karantina Covid-19 di China dan lonjakan laju inflasi di Eropa, rentetan tekanan tersebut kemudian mempengaruhi permintaan hingga produksi BMW menyusut drastis. .

Meski mengalami keterpurukan global, sepanjang tahun 2022 BMW Group masih mampu membukukan peningkatan penjualan mobil listrik yang positif.

Baca juga: BMW Pamerkan Sedan Listrik, Convertible 32 Warna Mirip Bunglon di CES 2023

BMW mampu menjual mobil listrik lebih dari dua kali lipat atau mencapai 10 persen dari total penjualan.

Dengan memperluas produksi di Meksiko, BMW optimis dapat meningkatkan pangsa pasar kendaraan listrik dan dapat mendongkrak profitabilitas hingga 15 persen dari total penjualan mobil BMW pada 2023.